Sabtu, 25 Juni 2011

paku

suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah, untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali marah....

hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah....  lalu secara bertahap jumlah itu berkurang, dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya dari pada memakukan paku ke pagar.

akhirnya tibalah hari dimana anak itumerasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak mudah kehilangan kesabaran, dia memberi tahukan hal itu kepada ayahnya.yang kemudian mengusulkan untuk mencabut satu paku setiap hari dimana ia tidak marah.

hari-hari berlalu dan anak itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya, lalu sang ayah menuntun anaknya kepagar "hmm,,, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar itu, pagar itu takkan pernah sama seperti sebelumnya, "ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini.... di hati orang lain

kamu dapat menusukan pisau pada seseorang... tetapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada ,,,,, dan luka karena kata-kata itu samaburuknya dengan luka fisik,,,,"

    ****************************************************************************

Tidak ada komentar:

Posting Komentar