Sabtu, 25 Juni 2011

hidup adalah pilihan

ada 2 buah bibit tanaman yang subur, bibit yang pertama berkata,"aku ingin tumbuh besar, aku ingin menjejakan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku diatas tanah yang keras ini, aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi, aku ingin merasakan hanyatnya sinar matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."

dan bibit itu tumbuh semakin menjulang

bibit kedua menggumam,"aku takut, jika kutanamkan akarku kedalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan aku temui di bawah sana,bukankah di sana sangat gelap,? dan jika kuterobos tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang?, tunasku ini pasti akan terkoyak,

apa yana akan terjadi bila tunasku terbuka dan siput-siput coba untuk memakannya? dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah semua anak kecil akan berusaha mencabutku dari tanah.  tidak , akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman

dan bibit itupun menunggu dalam kesendirian,

beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan langsung mencaploknya segera

RENUNGAN

memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup, selalu saja ada lakon yang harus kita jalani namun, sering kali kita berada dalam kepesimisan,kengerian,keraguan dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri,
kita kerap kali terbuai dengan alasan-alasan untuk tidak mau melangkah, tak mau menatap hidup,. karena hidup adalah pilihan maka tataplah itu dengan gagah, dan karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak

"tujuh keajaiban dunia"

sekelompok kelas geografi sedang mempelajari "tujuh keajaiban dunia"., pada awal di pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang menurut mereka pikir merupakan tujuh keajaiban dunia saat ini . walaupun ada beberapa ketidak sesuaian sebagian besar daftar berisi:

piramida
taj mahal
tembok besar cina
menara pisa
kuil angkor
menara eiffel
kuil parthenon

ketika mengumpulkan daftar pilihan seorang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis pendiam yang belum mengumpulkan kertas kerjanya,. jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.

gadis pendiam itu menjawab, "ya sedikit, saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya", baik katakan kepadaku apa kamu tau, dan mungkin aku bisa membantu memilihnya.

gadis itu ragu sejenak,kemudian membaca,"satya pikir tujuh keajaiban dunaia adalah,"

1)bisa melihat
2)bisa mendengar
3)bisa menyentuh
4)bisa menyayangi

dia ragu lagi sebentar, kemudian dia melanjutkan

5)bisa merasakan
6)bisa tertawa
7) dan , bisa mencintai

ruang kelas sunyi sejenak alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksplorasi manusia dan menyebutnya keajaiban, sementara kita lihat lagi apa yang tuhan anugrahkan kepada kita, kita menyebutnya sebagai biasa,. semoga hari ini anda di ingatkan segala hal yang betuk-betul ajaib dalam kehidupan anda.

paku

suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah, untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali marah....

hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah....  lalu secara bertahap jumlah itu berkurang, dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya dari pada memakukan paku ke pagar.

akhirnya tibalah hari dimana anak itumerasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak mudah kehilangan kesabaran, dia memberi tahukan hal itu kepada ayahnya.yang kemudian mengusulkan untuk mencabut satu paku setiap hari dimana ia tidak marah.

hari-hari berlalu dan anak itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya, lalu sang ayah menuntun anaknya kepagar "hmm,,, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar itu, pagar itu takkan pernah sama seperti sebelumnya, "ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini.... di hati orang lain

kamu dapat menusukan pisau pada seseorang... tetapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada ,,,,, dan luka karena kata-kata itu samaburuknya dengan luka fisik,,,,"

    ****************************************************************************

Jumat, 24 Juni 2011

tindakan kita hanya sebatas kita memandang dunia

bila anda memandang diri anda kecil dunia ini akan terlihat sempit, dan tindakan andapun menjadi kerdil

namun bila anda memandang diri anda besar, dunia akan terlihat luas, andapun melakukan hal-hal penting dan berharga

tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia, sementara dunia tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. itulah alasanya kenapa kita diajarkan berprasangka positif kepada diri kita sendiri. agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada pada diri kita, padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita, ia hanya memantulkan apa yang hanya ingin kita lihat, ia hanya menggemakan apa yang ingin kita dengar, apa bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita hanya takut menghadapi diri kita sendiri

maka, bukan soal apa kita berprasangka positif atau negatif pada dri kita sendiri. melampui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan , dunia pun menampakan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita (kutipan buku"motivasi")

tentang toif